Sabtu, 05 Oktober 2013

Er-i-satu dan Er-i-dua

Nama. Setiap orang dilahirkan memiliki nama. Itu pasti! Nama juga sangat berpengaruh pada kehidupan setiap orang. Bahkan tidak sedikit artis yang merubah nama asli mereka dengan sebuah nama yang lebih beken, yang menurut mereka lebih mudah dikenal dan lebih terlihat menarik dengan nama itu. Ya, dan setiap nama pasti memiliki artinya masing-masing. Setiap orang tua memberikan nama kepada anak-anaknya pasti tidak asal-asalan yang penting ada nama. Mereka pasti berusaha cari nama yang bagus dan memiliki arti tersendiri. 

Sekarang gue lagi mikir, gue ngomong seperti itu, tapi sampai sekarang gue sendiri gak tahu arti nama gue (nah lo!). Ya, walaupun gue gak tahu arti nama gue, tapi gue yakin orang tua gue yang di surga pasti punya dan tahu arti dari nama gue, artinya pasti sangat indah. Nama yang hanya terdiri dari dua kalimat. Nama yang simple, dan gue suka nama gue. Mereka bukannya tidak mau memberitahu gue, mereka hanya gak sempat memberitahukan ke gue. Dan gue gak perlu mencari tahu arti nama gue, karena bagi gue kepribadian gue lah yang menunjukkan arti dari nama gue yang sebenarnya (sok bijak!). Percuma nama gue punya arti “cahaya” kalo gue selalu buat temen atau orang-orang di sekitar gue ngerasain gelap mulu kalo ke kosan gue, karena 3 bulan nunggak uang listrik. Atau arti nama gue ada unsur “nasionalisme-nya” kalau gue gak bisa menghafal ada berapa kota plus ibu kota di negara gue sendiri yaitu negara Indonesia.  

Temen gue pernah cerita, keponakannya ada yang nama HUTRI, itu sambungan dari Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUTRI). Yang bikin gue aneh, dia lahirnya tanggal 15 agustus, tapi kog namanya HUTRI? Kata temen gue sih, karena sudah mendekati tanggal 17 agustus jadi namanya HUTRI. Menurut gue, orang tuanya gokil banget bisa kasih nama kek gitu ke anaknya, semoga anaknya nanti jangan jadi perusak bangsa, ya minimal, dia bisa tahu siapa kepala desanya, dan siapa presidennya, biar dia gak sia-sia punya nama HUTRI. 

Gue juga punya adik, namanya RESI itu singkatan dari REformaSI karena dia lahir 31 oktober. Temen gue juga ada yang namanya EKA karena dia anak pertama, bahkan ada yang nama JUNI sudah tentu karena dia lahir bulan Juni. Menurut gue nama-nama di atas masih termasuk wajar karena masih bisa dijangkau akal sehat gue.  

Waktu gue PPL, gue ketemu sama satu siswa kelas VII yang menurut gue punya nama yang aneh dan gak biasa. Namanya RI karena dia lahir tanggal 17 angustus. Oke, nama RI gue gak terlalu permasalahkan dan gak ada unsur anehnya. Yang bikin gue ngakak dan setengah gak percaya bahwa dia memiliki kembaran yang namanya sama. Alhasil orang tua menamakan mereka RI-1 dan RI-2. Gue gak tahu, apakah stok nama di dunia ini sudah habis, sehingga untuk dua orang kembar harus dibedakan dengan angkah 1 dan 2. Tidak ada yang masalah dengan 2 angkah itu, tapi gue ngerasa aneh aja gitu, dipanggil “er-i-satu” dan “er-i-dua”. Apa sih yang dipikiran orang tuanya sampe kasih nama kek gitu ke anaknya? Sumpah! Ini pertama kali di sejarah hidup gue denger nama kek gitu. 

Semoga aja, nanti kalo gue udah berkeluarga, stok nama di dunia ini belum habis, sehingga gue gak perlu kasih nama anak gue yang aneh juga. Misalkan anak pertama namanya “satu”, dan anak kedua namanya “dua”, ato anak pertama namanya “A” dan anak kedua namanya “B”  ato karena gue suka musik nama anaknya jadi, anak pertama “do” dan anak kedua “re”. Ya, semoga aja gue gak se-eror itu, semoga juga otak gue gak sakit, kasihan anak gue nantinya kalo gue kasih nama-nama aneh di atas. Ya Tuhan, sisahkan nama yang bagus buat generasi gue!!

Kamis, 03 Oktober 2013

Jatuh cinta diam-diam

Jatuh cinta diam-diam, semua orang pasti sudah merasakan. Begitupun sama cewek cantik kayak gue (ehm! dilarang komentar). Gue udah ngerasain itu saat SD, diam-diam gue suka sama salah satu anak guru kelas VI. Saking sukanya gue sampe ngarang cerita yang gak bener sama temen-temen gue. Gue pernah bilang kalau sore itu dia datang belajar di rumah gue, trus gue pernah bilang dia pegang tangan gue, dan pokoknya masih banyak deh cerita-cerita ala Ftv yang gue sajikan, anehnya temen-temen gue itu pada mau percaya sama bualan gue. Apa karena gue punya bakat berbohong kali ya. Itu satu kesan tersendiri yang bikin gue tertawa geli kalau mengingatnya kembali saat ini. Entah kenapa, sepertinya jatuh cinta diam-diam sudah mendarah daging di hidup gue, hingga saat mahasiswa sekarang pun gue masih jatuh cinta diam-diam.

Ya, jatuh cinta diam-diam kadang bikin kita jadi orang bego. Ngelakuin hal-hal bego dan bahkan hidup kita jadi benar-benar bego. Namun, sebego apapun orang yang jatuh cinta diam-diam, lebih bego lagi orang yang gak pernah mengungkapkannya sampai ajal menjemputnya. Itu penyakit begonya udah benar-benar kronis hingga ia harus pertanggung jawabkan di akherat nanti di hadapan majelis cinta (emang di surga/neraka ada majelis cinta?) 

Kembali ke pembicaraan tentang gue yang udah mendarah daging dengan kata jatuh cinta diam-diam. Waktu pertama kali gue masuk ke kampus ini (baca: Universitas Sanata Dharma), gue udah tertarik sama satu sosok yang gue beri nama Mr.TM, gue kasih nama kek gitu bukan karena dia seorang bule. Bukan juga karena dia mirip Brad Pitt, Bukan! tapi itu nama gue kasih karena waktu itu gue belum tahu namanya, dan kebetulan gue demen sama akan Teknik Mesin, jadi gue kasih nama aja si dia Mr.TM. 

Gue sering kepoin dia, sering buntutin dia, dan bahkan gue pernah jadi paparazi gadungan. Demi dia gue sampe lakuin apa aja yang penting gue bisa melihat dia, sampe ngoleksi semua foto-foto dia. Bagi gue, ngeliat fotonya yang lagi senyum, gue berasa dia lagi senyum sama gue, dan biasanya kalo dah kek gitu, gue pasti ikutan senyum. Gak peduli sama suara-suara fals yang ngatain gue gila lah, apalah. Yang jelas gue bakal mendadak sakit otak kalo udah berurusan sama Mr.TM. 

Ya itulah sedikit curcol gak bermutu dari gue tentang orang yang gue suka secara diam-diam. Walaupun sampe sekarang gue masih gak bisa ngungkapin rasa kagum gue ke dia, tapi gue bakal tetap kagum sama dia sampai kapanpun. Biarlah gue jadi orang bego seumur hidup asal yang bikin gue bego itu adalah Mr.TM.

Kamis, 26 September 2013

Dampak pornografi di usia dini



Bak virus, pornografi kini telah menjalar kemana-mana, bahkan dengan rekayasa teknologi diam-diam tontonan ‘panas’ itu merasuk ke dalam kehidupan keluarga termasuk anak-anak.
Ketika pornografi meracuni pikiran anak, maka ia bisa membahayakan pertumbuhannya. Dampak buruk yang timbul adalah:      
  1. Mengganggu perkembangan mental anak. Ketika anak terus-menerus memikirkan pornografi, kondisi ini bisa melemahkan daya pikir, sehingga prestasi sekolah menurun. 
  2. Dapat memancing agresivitas seksual dan melemahkan daya tahan terhadap rangsangan seksual sehingga memicu perilaku seks bebas saat beranjak remaja.
  3. Anak bisa cenderung antisosial, tidak setia dan senang melakukan kekerasan domestik.

Jumat, 20 September 2013

Kata-Kata Motivasi 2013

Melihat pohon, saya jadi mengerti tentang kesabaran. Memandangi rumput, saya jadi menghargai ketekunan. 
--(Hal Borland)--

Bumi ini bulat. Tempat yang tampak seperti akhir, dan kemungkinan juga menjadi tempat sebuah awal. 
--(Ivy Baker)--

Tindakan memang tidak selalu mendatangkan kebahagiaan tapi tak ada kebahagiaan tanpa tindakan.
--(William James)--

Diberkatilah orang-orang yang memberi tanpa mengingat. Yang menerima tanpa melupakan.
--(Elizabeth Bibesco)--

Kebahagiaan sejati sebetulnya tidak mahal, namun kita sering membayar mahal untuk sebuah kebahagiaan yang palsu.
--(Hosea Balou)--

Bila seseorang kehilangan segala sumber kebahagiaan, dia tidak lagi hidup, tapi mayat yang bernafas.
--(Sophocles)--

Daripada memprotes tangkai mawar yang penuh dengan duri, berbahagialah bahwa tangkai duri memiliki mawar.
--(Pepatah Jerman)--

Pemikiran besar membahas ide-ide. Pemikiran sedang membahas peristiwa. Pemikiran kecil membahas orang-orang.
--(Tama Sinulingga)--

Mungkin banyak jalan menuju kegagalan. Sementara untuk sukses, hanya ada satu jalan. Tentu saja tak ada resep sukses, kecuali menerima hidup tanpa syarat berikut apa yang diberikan.
--(Arthur Rubinstein)--

Ilmu seperti udara. Ia begitu banyak di sekeliling kita. Kamu bisa mendapatkannya di manapun dan kapanpun.
--(Socrates)--

Dunia ini jalan menuju kebahagiaan abadi dan karenanya itu baik. Yang buruk adalah apa yang kamu lakukan dengan dunia saat kamu dibutakan pada kebenaran dan dikuasai sepenuhnya oleh hasrat, hawa nafsu dan ambisi pada dunia.
--(Ibnu Arabi)--

Kebahagiaan adalah api suci yang membuat tujuan kita tetap hangat dan kecerdasan kita tetap bersinar.
--(Helen Keller)--

Hiduplah seperti pohon kayu yang lebat buahnya, hidup di tepi jalan dan dilempari orang dengan batu, tetapi dibalas dengan buah.
--(Abu Bakar Sibli)--

Rahasia dari kebahagiaan bukanlah terletak pada mengerjakan apa yang disenangi, tetapi menyenangi apa yang sedang dikerjakan.
--(James M. Barrie)--

Lebih baik menjadi orang bodoh yang tidak mengerti apa-apa, daripada orang terpelajar yang tidak tahu jalan. Karena orang bodoh kehilangan jalan dengan perbuatannya. Sementara orang terpelajar jatuh ke dalam sumur dengan kedua mata terbuka.
--(sa`di Shirazi)--

Sukses tampaknya selalu berhubungan dengan tindakan. Orang sukses terus bergerak. Mereka melakukan kesalahan-kesalahan, tapi mereka tak pernah berhenti.
--(Conrad Hilton)--

Cuma orang bodoh dan orang mati yang tidak pernah mengubah pendapatnya.
--(James Russel Lowell)--

Ujian benar bagi karakter seseorang adalah bagaimana cara ia menangani kesengsaraan hidup.
--(Wayne Cheng)--

Hal yang sangat menyenangkan dalam hidup adalah melakukan apa yang orang anggap Anda tidak bisa lakukan.
--(Walter Bagehot)--

Tanah yang subur sekalipun jika tidak diolah akan menghasilkan rumput liar yang paling banyak.
--(Plutarch)

Kebahahagiaan bukanlah ditentukan oleh apa yang kita miliki, tetapi ditentukan oleh bagaimana kita menikmati apa yang kita miliki. Dengan sedikit kita bisa bahagia dan bisa sengsara dengan memiliki yang banyak.
--(W.D. Hoard)--

Hidup adalah hadiah pertama. Cinta adalah hadiah kedua. Dan pengertian adalah hadiah ketiga.
--(Marge Piercy)--

Melakukan kesalahan dalam hidup bukan saja lebih terhormat, tetapi lebih bermanfaat daripada tidak melakukan apa-apa sama sekali.
--(George Bernard Shaw)--

Tempat untuk memperbaiki dunia yang pertama kali adalah yang ada di dalam hatimu, yang ada di dalam kepalamu dan yang ada di tanganmu.
--(Robert Pirsig)--

Memperbaiki diri adalah alat yang ampuh untuk memperbaiki orang lain.
--(Anonim)--

Persahabatan membuat kesejahteraan lebih meningkat, dan memperingan kesukaran dengan membagi dan memecahkannya bersama.
--(Cicero)--

Cinta pada pandangan pertama bukanlah hal yang luar biasa. Jika dua orang yang telah menikah bertahun-tahun dan masih selalu saling memandang itulah keajaiban.
--(Sam Levinson)--

Anda bosan dengan hidup Anda? Terjunkan diri Anda ke dalam pekerjaan yang Anda yakini dengan sepenuh hati. Hidup dan mati untuk pekerjaan itu, dan Anda akan menemukan kebahagiaan yang Anda pikir tak pernah akan menjadi milik Anda.
--(Dale Carnegie)--

Pemimpin sejati bukan orang yang mempunyai banyak pengikut, tetapi yang bisa menciptakan banyak pemimpin.
--(Neale Donald Walsch)--

Jangan menangis karena matahari sudah pergi. Air mata membuat Anda tak dapat melihat bintang.
--(Violeta Parra)-- 

Ketika kamu lahir, kamu menangis dan semua orang di sekelilingmu tersenyum. Hiduplah dengan hidupmu. Jadi, ketika kamu meninggal kamu satu-satunya yang tersenyum dan semua orang disekelilingmu menangis, karena kamu begitu berharga bagi mereka. 
--(Anonim)--

Keunggulan adalah melakukan hal biasa dengan cara yang tidak biasa.
--(Booker T Washington)--

Semoga kata-kata motivasi 2013 itu dapat memotivasi kamu untuk menjadi insan yang tidak menyia-nyiakan hidup namun mampu memberikan yang terbaik untuk hidupmu.

Rabu, 18 September 2013

Andi dan Paku

Andi adalah seorang anak yang mempunyai sifat pemarah. Untuk mengurangi sifat pemarahnya, sang ayah memberikan sekantong Paku dan menyuruh Andi untuk memakukan paku itu di pagar belakang rumah setiap kali ia merasa kesal dan marah
Hari pertama, Andi memakukan 48 buah paku ke pagar. Hari berikutnya 46 buah, hari berikutnya lagi 40 buah dan semakin hari jumlah itu mulai berkurang. Andi pun jadi bertambah kesal. Nampaknya lebih mudah menahan amarahnya ketimbang harus memakukan paku-paku itu ke pagar. Akhirnya tibalah hari dimana Andi tidak bisa mengendalikan amarahnya. Dia menceritakan hal ini kepada ayahnya. Dengan tenang ayahnya mengusulkan agar mencabut kembali satu per satu paku untuk setiap hari dimana ia tidak marah
Andi setuju dengan usulan sang ayah, hari-hari berlalu dan Andi sudah mencabut semua paku itu hingga tidak ada yang tersisah, setelah semuanya tercabut ia menghampiri ayahnya dan mengatakan bahwa semua paku sudah dicabutnya. Lalu sang ayah membawa Andi ke pagar dan berkata, “kamu telah berhasil dengan baik anakku, tapi lihatkah kamu lubang-lubang di pagar ini? walaupun kamu telah mencabut semua paku-paku itu, pagar ini tidak akan pernah kembali mulus seperti sebelumnya.”  
Andi dengan polos menatap lubang-lubang itu dengan penuh tanya. Apa sebenarnya maksud ayahnya itu. Melihat raut wajah Andi yang penuh tanya, sang ayah melanjutkan kata-katanya, “ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahanmu, kata-katamu telah meninggalkan bekas seperti lubang itu di hati orang yang kamu marah. Kamu telah menusuk pisau kepada orang lain, meskipun kamu telah mencabut kembali pisau itu, bekas luka tusukan itu akan tetap selalu ada, dan luka karena kata-kata sama buruknya dengan luka pada fisik kita…”

Sabtu, 14 September 2013

Hidup Tak Seindah Pelangi

Hidup itu indah bukan? Indah itu kalau kita melewatinya dengan cinta berbalut kebahagiaan. Indah kalau kita disayangi dan selalu di sanjung. Indah jika setiap hari kita tidak harus berkeliling kota untuk mengais sampah. Indah jika kita tidak terlahir miskin, tanpa orang tua dan sebatang kara. 

Bukankah indah itu selalu berkaitan dengan hal-hal yang mewah dan sesuatu yang bermerk? Adakah yang sudi mengatakan aku indah ketika aku mengenakan pakaian compang-camping dengan sebuah kresek lusuh ditanganku? Mustahil.  

Maka, aku putuskan bahwa yang indah itu hanya Pelangi. Hidup ini tak pernah indah. 

Mengapa hidup tidak bercermin saja pada pelangi. Lihat pelagi itu, ia punya banyak warna, banyak perbedaan. Namun apakah kau lihat ada keegoisan di dalamnya? Pernahkah kau melihat hanya warna merah atau kuning atau hijau yang muncul setelah hujan selesai menyirami bumi? Pernahkah mereka muncul dengan warna yang suram? Pernahkah? Ia selalu muncul dengan warnah yang cerah bukan? Ia tak pernah redup. Pahamkah bumi akan arti kehadirannya? 

Kehidupan! Ya, dia datang hanya untuk menghantarkan kehidupan. Ia ingin mengatakan bahwa setiap badai pasti berlalu dan selama ia masih ada, kehidupan baru akan terus muncul.

Bukankah hidup ini sama seperti pelangi itu? hidup ini penuh warna, hidup ini juga punya banyak perbedaan. Namun mengapa hidup begitu sulit menyatukan warna dan perbedaan itu? Bahkan hidup bisanya hanya mengeluh dengan badai yang ia ciptakan sendiri. Payah! 

Hei Pelangi, katamu setiap badai akan berlalu. Sekarang aku punya banyak pertanyaan untukmu. Kapan badai kemiskinan berlalu dari kehidupanku? Kapan aku melepas pakaian dan kresek terkutuk ini dari kehidupanku? Kapan insan seperti kami mendapatkan kasih sayang? Benarkah makanan 4 sehat 5 sempurna itu ada? seperti apakah? Bolehkah aku mencicipinya?  
Bagiku pertanyaan-pertanyaan itu merupakan badai terbesar dalam hidupku. Aku ingin tahu kapan badai itu berlalu dari kehidupanku.  

Pelangi, aku tunggu jawabanmu ketika kau muncul lagi setelah gerimis nanti. 
 

Gembel Ceria Template by Ipietoon Cute Blog Design