Minggu, 12 Januari 2014

Cinta Gue Limited Edition


Gue paling benci sama cowok lebay yang kalo jalan suka tebar pesona dengan cara: pertama, ngelirik sana-sini sambil menebar senyum menggoda dan berasa semua mata sedang menatapnya penuh kagum. Kedua, suka pake baju ala boyband korea, misalnya celana jeans warna pink trus atasannya warna putih, ato atasan warna biru, celananya pink. Ketiga, suka memamerkan barang-barangnya baik motor, mobil, hp, sepatu, dan apapun itu, karna gue paling benci yang namanya pamer. Gue juga gak suka cowok yang romantisnya kelewatan, cenderung melankolis alias cowok alay. 

Yudha, begitu nama cowok yang sekarang jadi buronan hati gue. Sebenarnya gue kagum banget sama dia bahkan dia satu-satunya cowok yang gue idolakan. Dia udah resmi jadi idola gue waktu pertama kali menginjakkan kaki di kantin ini. Tapi sayangnya, walaupun namanya ada dalam daftar buronan hati gue, sejujurnya bukan dia orang yang gue cintai. Gue gak tahu apakah cinta dan suka itu beda, yang gue tahu bahwa setiap kali ngeliat Vicky, bawaanya pengen berantem terus sama dia, sehari saja gue gak berantem sama dia, gue merasa ada yang kurang sama hati gue, sehingga mungkin bagi Vicky, dia adalah cowok yang paling gue benci sejagat. Ternyata emang benar status yang gue baca di facebook waktu pertama kali bikin facebook, orang-orang selalu bikin status kayak gini “benci itu tanda cinta” ato seperti ini “semakin kau membenciku, semakin aku yakin betapa kau sangat mencintaiku,” gue gak tahu siapa yang pertama kali mencetuskan kalimat “benci jadi cinta” atau “benci tanda cinta” atau sejenisnya, namun kalimat itu selalu muncul di setiap status fb teman-teman gue. Sempat terfikir sih untuk buat status kayak gitu juga, tapi setelah dipikir-pikir, gue merasa seperti orang idiot saja, ngapain juga gue buat status yang gue sendiri gak tahu kebenarannya. 

Gue berusaha berantem terus sama dia bukan karena gak ada maksud, gue punya maksud di balik tingka pura-pura marah gue sama dia tiap hari. Gue sebenarnya pengen dengar suara dia, itu yang paling penting dan yang kedua, gue pengen terus berinteraksi dengan dia. Kalau seandainya gue baik sama dia, pasti nasibnya sama kayak Yudha, yang hanya bisa gue tatap dari jauh, dan gak sekalipun bisa ngobrol sama dia. ya, gue sendiri bingung sama hati ini, hati gue merasa baik-baik saja setiap kali ngeliat Yudha, gak ada dorongan apapun untuk berinteraksi dengan dia. tapi kalo udah ngeliat Vicky, gue gak akan bisa nahan diri, apalagi kalau gak sampe dengar suaranya, gue bisa-bisa sakit otak, hati gue seperti ingin meledak saja, jadi untuk bisa berinteraksi terus menerus dengan dia, gue harus bisa bikin kekacauan sama dia setiap hari, kalau bisa setiap jam. Sekali gue ribut sama dia, maka hati gue terasa sedang terbang ke langit tuju dan bersukarian bersama para malaikat dan bidadari, ia dengan penuh percaya diri mengumumkan bahwa dia satu-satunya ciptaan Tuhan yang paling bahagia hari ini. itulah tingkah hati gue dan gue sangat nyaman melakukan itu. rasa nyaman yang memuaskan, bukan rasa nyaman sesaat yang sebenarnya tak memiliki arti dalam hati.

Vicky tahu gue sangat mengidolakan Yudha, makanya setiap kali gue usilin ato jahilin ato berantem sama dia gara-gara masalah yang gue buat sendiri pasti dia selalu godain gue sama Yudha, dia akan selalu teriakkan nama Yudha untuk mengejekku. Ya, gue senang, bukan karena dia nyebut nama Yudha, tapi karena dia bakalan tersenyum dan dengan nakal dia teriakkan nama Yudha itu berkali-kali dan gue bakalan pura-pura marah, itu yang buat dia akan meneriakkan nama itu berkali-kali sampe gue meneror dia untuk memohon supaya tidak mengucapkan nama itu. Adegan ini yang paling gue suka, sadar atau tidak, setiap kali dia tersenyum sambil godain gue sama Yudha, dia udah namba satu rasa cinta di hati gue. Dia gak pernah sadar, bahwa tingkah dia yang seperti itulah yang buat gue makin mencintai dia. Ya, sekarang gue akuin kalau gue tidak sekedar menyukainya, tapi juga mencintai dan menyayangi Vicky. Dia benar-benar menguasai hati gue saat ini.
Seandainya gue punya keberanian yang cukup, gue pengen teriakkan kalau cinta gue limited edition, kalau gue bener-bener jatuh cinta sama lo, Vic…

Salam unyu-unyu ^.^ 

0 komentar:

Posting Komentar

 

Gembel Ceria Template by Ipietoon Cute Blog Design