Kamis, 16 Mei 2013

Makrab Flobamorata “One Love, One Heart”

Yogyakarta(Paingan)- Selama dua hari satu malam, sabtu-minggu (11-12/05) sekitar 103 mahasiswa Flobamorata (Flores, Sumba, Timor, Alor, Lembata) asal NTT yang berkuliah di kampus 3 USD (Universitas Sanata Dharma) mengadakan makrab atau malam keakraban di Kaliurang, Pentingsari.

Adapun tujuan makrab tersebut selain mengakrabkan semua warga NTT yang ada di Yogyakarta, khususnya yang berkuliah di kampus 3 Universitas Sanata Dharma Paingan, makrab ini juga bertujuan untuk membentuk dan membangun kembali tim Flobamorata yang hampir tercerai berai menjadi satu tim yang solid. Tujuan itupun terpatri dalam games outbond dimana masing-masing kelompok berusaha bekerja sama dengan baik untuk memberikan hasil yang terbaik untuk kelompoknya. Antusias para peserta makrab sangat tinggi terlihat dari semangat mereka dalam mengikuti setiap games dan menampilkan setiap yel-yel atau jargon mereka.

Langkah yang diambil oleh panitia/pengurus dalam hal mengakrabkan semua anggota Flobamorata cukup bagus. Sebelum mengadakan makrab, panitia menggelar Flobamorata Cup yang sasarannya tidak saja peserta tapi panitia/pengurus juga ikut berpartisipasi. Salah satu tujuan kegiatan ini adalah untuk mengakrabkan anggota Flobamorata sebelum makrab, sehingga saat makrab nanti tidak terlihat kecanggungan antara satu dengan yang lain, mengingat para anggota Flobamorata berasal dari daerah yang berbeda-beda. Kegiatan ini juga merupakan salah satu bukti bahwa orang NTT, khususnya Flobamorata juga cinta damai. Kegiatan Flobamorata Cup ini berlangsung dan selesai dengan aman dan damai tanpa adanya kericuhan sedikitpun. Ini bukti bahwa tidak semua kegiatan orang NTT selalu berkahir dengan kericuhan.

Makrab kali ini mengangkat tema, "One Love, One Heart" dengan harapan bahwa hati dan cinta seluruh anggota Flobamorata terikat dalam satu tali persaudaraan dan selalu bersatu dengan bergandengan tangan membangun kelompok NTT yang lebih baik, sehingga dengan begitu anggapan orang tentang NTT yang kesannya anarkis dan selalu dianggap sebagai biang ricuh semakin pudar. 

"Tidak semua orang NTT itu kriminal, kita buktikan kepada orang-orang di luar sana bahwa kita orang NTT juga cinta damai," ujar Dion, ketua makrab Flobamorata (2013) dengan tegas. 

Salah satu dosen Pendidikan Fisika Universitas Sanata Dharma, yang berasal dari Maumere, NTT. Bapak Drs. Severinus Domi, selaku Pembina HKF (Himpunan Keluarga Flobamorata) USD juga turut hadir dalam kegiatan makrab tersebut. Beliau yang sudah kami anggap sebagai orangtua di sini memberi arahan kepada kami seputar dunia perkuliahan. Pesan beliau yang sangat membekas di hati kami adalah, "Jangan kita sering SMS artinya jangan kita Senang Melihat teman Sedih ataupun sebaliknya." Kepedulian dan saling membantu itulah yang ingin beliau terapkan dalam diri kami selaku mahasiswa yang jauh dari jangkauan orangtua. 
"Mereka tidak pintar, mereka hanya tekun. Kalau kita tekun kita bisa lebih pintar dari mereka," Satu lagi suntikan pesan dari beliau yang menyadarkan kami betapa pentingnya sebuah ketekunan.

Salam Flobamorata, Mukut!!!!

0 komentar:

Posting Komentar

 

Gembel Ceria Template by Ipietoon Cute Blog Design