Sabtu, 11 April 2015

Rasanya Baru Kemarin...

Rasanya baru kemarin aku menginjakkan kaki di kampus Universitas Sanata Dharma

Rasanya baru kemarin aku melihat wajah-wajah asing tersenyum manis, saling menyapa berusaha akrab satu dengan yang lain

Rasanya baru kemarin aku dan teman-teman berkumpul di kantin kampus dengan alibi mengerjakan tugas namun nyatanya malah bergosip ria, menceritakan banyak hal, diselingi tawa dengan ciri khas masing-masing

Rasanya baru kemarin aku berkenalan dengan dosen-dosen tua yang memiliki kehebatan masing-masing

Rasanya baru kemarin aku hampir diusir Opung (Pak Marpaung) karena telat masuk kelas Logika

Rasanya baru kemarin aku disapa “sugeng siang, mba” sama Pak Mardjono karena telat masuk kelas Trigonometri

Rasanya baru kemarin aku dicubit pak Sukardjono karena tidak bisa mengerjakan soal Statistik Elementer yang beliau berikan

Rasanya baru kemarin  aku pusing membuat alat peraga matematika yang diberikan Pak Sardjana

Rasanya baru kemarin Eka nginap di kosanku untuk mengerjakan tugas Kalkulus vektor yang diberikan Pak Arif

Rasanya baru kemarin aku ditegur Ibu Eni karena mengenakan kaos dan sandal jepit ke kampus

Rasanya baru kemarin aku mendengar kata-kata pedas dari Pak Sugiarto karena kesulitan mengerjakan projek pemrograman komputer yang beliau berikan

Rasanya baru kemarin aku mengenal Elzhe dan Minny, teman dari NTT yang ternyata punya penyakit narsis dan gila, kadang saling tukar tempat nginap, belajar bersama sampe larut malam ditutorin Elzhe yang selalu diakhiri dengan bercerita tentang banyak hal, yang jelas bukan tentang pelajaran

Rasanya baru kemarin aku mengenal Puput, teman seperjuangan di semester akhir, temen berantem kalau lagi ngerjain soal maupun ujian, temen selfie di kelas, temen nongkrong bareng di kantin, pergi dan pulang kuliah bersama, ngerjain skripsi bersama di IQ Kedai dan Legend coffee juga melakukan hal-hal gila bersama

Rasanya baru kemarin aku mengenal There, temen seperjuangan yang gak pernah lelah menanyakan pertanyaan “aku kurusan, gak?” setiap kali kami bertemu, itu sudah semacam password yang harus dijawab sebelum kami menceritakan hal-hal lain, temen yang rempongnya setengah mati tapi jago taekwondo. 

Rasanya baru kemarin aku mengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika sebagai koordinator Humas

Rasanya baru kemarin aku melaksanakan baksos di SD Kintelan Klaten, mengikuti Study tour ke Malang dan Bandung

Rasanya baru kemarin aku mengikuti PPL (Program Pengalaman Lapangan) di SMP Negeri 1 Yogyakarta

Rasanya baru kemarin aku mengikuti KKN (Kuliah Kerja Nyata) di Sembungan, cangkringan, Sleman, Yogyakarta. Selama satu bulan lebih, hidup bersama dengan teman kampus yang sebelumnya belum aku kenal. Ada Tian, Nia, Erin, Sabdo, Ruth, Riska, Ocha, Mami, Nikop dan Yuyun.

Rasanya baru kemarin aku begitu dekat dengan anak-anak di Sembungan, bermain bersama mereka, keliling kampung bersama, liat mereka berlatih Jathilan, digosipin dengan bocah kelas 5 SD, dan belajar banyak hal tentang hidup dan kerja keras

Rasanya baru kemarin aku nonton bareng Ocha di bioskop, nongkrong di Rumah Coklat, juga bantuin aku ngerjain skripsi

Rasanya baru kemarin aku merasakan jatuh dan menangis, ada kekecewaan juga kekesalan, kemudian bangkit dan kembali berlari bersama skripsi

Rasanya baru kemarin jantungku hampir copot ketika diadili di ruang sidang oleh Ibu Hanik, Pak Arif dan Ibu Fitri

Rasanya baru kemarin aku menjadi mahasiswa yang sering nongkrong di burjo samping Agatha dan angkringan Mas Agung

Rasanya baru kemarin aku menjadi mahasiswa yang sering dibully karena kepolosan yang lebih tepat disebut kebegoan dan kebolotan yang kadang kumat kalau lagi kumpul bersama teman

Rasanya baru kemarin aku bekerja part time di Eldiva Net, punya temen baru yang menyenangkan. Ada Ayu, Vera, bang Aris, bang Liong yang memanggilku Yubon, bang Ade yang memanggilku gembel, bang Derry yang menyebutku gadis kelinci, juga Eko, Zuki dan Juan

Rasanya baru kemarin aku merepotkan Ani dengan menemaniku dari daftar wisuda sampai mencari kebaya untuk wisuda

Rasanya baru kemarin aku merasakan kangen pada kampung halaman, ingin menangis dan bermanja dipelukan keluarga

Rasanya baru kemarin aku menyandang status mahasiswa, menikmati setiap momen layaknya mahasiswa, sempat berpikir untuk tetap menjadi mahasiswa karena sangat menyenangkan menjadi mahasiswa.

Hari ini, aku wisuda...
Semua kenangan di atas seakan ditelan perlahan-lahan
Oleh musim yang mulai kusam
Oleh memori yang mulai meninggalkan kerutan-kerutan
Siapa yang mengerti sisa mimpi ini?

Duh sisa hidup, aku akan ke mana?
Mampukah aku menghargai detik juga proses?
Mampukah aku bertutur, melangkah dengan cerdas dan humanis?

Almamaterku...
Kuatkah lenganku menggenggam amanah yang telah kau embankan?
Sudah siapkah aku menerjang dunia?

2 komentar:

 

Gembel Ceria Template by Ipietoon Cute Blog Design